Bruno Mars Bruno Mars

Senin, 16 Maret 2015

Biografi BRUNO MARS



Terlahir dngan nama Peter Gene Hernandez atau lebih di kenal dengan nama Bruno Mars (lahir 8 Oktober 1985; umur 25 tahun) adalah penyanyi Pop, Hip-Hop, Soul, R&B dan pencipta lagu California, Amerika Serikat kelahiran Hawaii. Ia mulai terkenal saat berduet dengan B.o.B dalam lagu “Nothin’ On You dan saat merilis singlenya “Just The Way You Are”. Jangan sangsikan musikalitasnya, karena dia juga berasal dari keluarga yang gemar seni, khususnya musik. Ayahnya, Pete, seorang New Yorker, adalah pemain perkusi. Ibunya, Bernie, berdarah Filipina keturunan “Puerto Rico”, adalah seorang penari hula.

Pete dan Bernie memiliki 6 orang anak dan mengenalkan mereka pada berbagai jenis musik, reggae, rock, hip hop, dan R&B. Khusus untuk anaknya yang bernama Peter Gene Hernandez, Pete memanggilnya dengan nama Bruno, berhubung saat berusia 2 tahun, sang bayi bertubuh gempal, mirip dengan pegulat terkenal zaman itu, Bruno Sammartino. Nama itu yang kemudian dipilihnya sebagai nama panggungnya. Dan ketika memikirkan nama belakang untuk Bruno, dia langsung teringat akan para gadis yang menyebutkan dirinya bukan berasal dari bumi, yang lantas membuatnya terpikir akan Mars. Dan jadilah, Peter Gene Hernandez menjadi Bruno Mars, seperti yang kita kenal sekarang. Dia kelahiran 8 Oktober 1985. Dan dalam 25 tahun kehidupannya, hampir apa saja sudah dilakukannya dalam rangka mengasah kemampuan bermusiknya. Dari usia muda, dia sudah tampil meniru dan menyanyikan lagu-lagu Michael Jackson, Elvis Presley, The Isley Brothers, dan The Temptations. Saat usia sekolah, dia memperdalam kegemarannya terhadap Elvis, sekaligus memperluas pengetahuan musiknya lewat Prince dan The Police.


Usai menyelesaikan sekolahnya, dirinya pun hijrah ke Los Angeles untuk mewujudkan American Dream-nya. Dan Dewi Fortuna berpihak padanya, saat tahun 2006 lalu dirinya berkenalan dengan Aaron Bay Schuck, yang kemudian menjadi manajernya dan menawari kontrak di bawah nauangan “Atlantic Records”. Bruno Mars berada dalam jalur yang tepat menuju kesuksesan! Apa yang harus ia lakukan sebagai langkah awal mencapai cita-citanya dalam industri ini? Tidak serta merta menjadi penyanyi, Bruno memulai dengan menulis lagu untuk penyanyi lain. Di muncul di credit untuk album Alexandra Burke (’Perfect’ from “Overcome”), Travie McCoy (”We’ll Be Alright’ from “Lazarus”), Brandy (’Long Distance’ from “Human”), empat
buah lagu untuk album “Tomorrow” milik Sean Kingston, juga mega hit Right Round dari album “ROOTS” oleh Flo Rida. He’s the bomb. Dan kalau itu semua belum cukup, dirinya juga menyumbangkan karyanya untuk album Sugababes yang berjudul “Sweet 7″, adalah single “Get Sexy” yang merupakan karya terakhir girlband tersebut dengan seorang original member di dalamnya, “Keisha Buchanan”. Bruno pun mulai menjalal kemampuan vokalnya dengan menyediakan vokal latar di lagu tersebut. Selain itu, bersama “Philip Lawrence” dan “Ari Levine” dibentuklah trio “The Smeezingtons” yang memproduseri sebagian besar dari karya tulis Bruno.

Semakin PD dengan kemampuannya di balik layar, mengapa tidak muncul sebagai vokal tamu. Maka dimulailah kemunculan nama Bruno Mars sebagai guest appearance untuk album “Far East Movement” “Animal” di lagu ‘3D’, dan juga debut “Jaeson Ma” ‘Love’. Menang, ini masih kurang mengangkat kepopuleran Bruno ke permukaan, tapi selanjutnya, tidak ada yang bisa menghentikannya. Kita pertama tau dirinya dan vokalnya yang kuat dan seksi dari single nomor 1 “B.o.B”, Nothin’ On You juga solo debut Travie McCoy ‘Billionaire’. Kita dibuat lebih tertarik padanya ketimbang pada penyaji utama kedua single tersebut. Dan ini semua cukup untuk menjadi landasan yang kuat untuk tampil sendiri. Just The Way You Are pun diluncurkan pada pertengahan tahun lalu. Dan hasilnya bigger than ever. Jadi juara di berbagai tangga lagu di berbagai belahan dunia. Lagu ini memiliki chorus yang dahsyat, melodi dan lirik yang memorable, dan menampilkan yang terbaik dari Bruno Mars. “”He’s on the way to top and there’s no sign of stopping!””


Untuk Grammy Awards tahun ini, kita dibuat tercengang dengan munculnya Bruno Mars dalam 6 kategori. “Best Rap Song, Best Rap/Sung Collaboration”, dan “Record Of The Year” untuk ‘Nothin’ On You’, “Record Of The Year” dan “Song Of The Year” untuk ‘F–k You’ yang dinyanyikan oleh Cee-Lo Green, “Best Male Pop Vocal Performance” untuk Just The Way You Are, dan “Producer Of The Year Non-classical” untuk trio The Smeezingtons. Ini bisa jadi menambah koleksi penghargaan yang diraihnya, setelah sebelumnya menyabet Soul Train Music Awards. Album debutnya “Doo-wops & Hooligans” yang berisi 12 track pun dirilis pada akhir Januari 2011 ini di Indonesia. Dan dalam menyambut kemeriahana tas kesuksesan pria seksi 25 tahun ini, CreativeDisc memilihnya sebagai sorotan selama sebulan penuh dalam Artist Of The Month! Single keduanya “Grenade” pun enggak kalah sukses. Jadi nomor 1 di berbagai tangga lagu di berbagai negara di Eropa, Australia, Asia, dan Amerika. We don’t have to think too much of where that voice coming from, cause we’re here to enjoy the month of love with his singing! It’s Bruno Mars!!!

Senin, 02 Maret 2015

The Lazy Song


Today I don't feel like doing anything
I just wanna lay in my bed
Don't feel like picking up my phone
So leave a message at the tone
'Cause today I swear I'm not doing anything.

Uh!
I'm gonna kick my feet up
Then stare at the fan
Turn the TV on, throw my hand in my pants
Nobody's gonna tell me I can't

I'll be lounging on the couch,
Just chillin' in my snuggie
Click to MTV, so they can teach me how to dougie
'Cause in my castle I'm the freaking man

Oh, yes I said it
I said it
I said it 'cause I can

Today I don't feel like doing anything
I just wanna lay in my bed
Don't feel like picking up my phone
So leave a message at the tone
'Cause today I swear I'm not doing anything

Nothing at all!
Ooh, hoo, ooh, hoo, ooh, ooh-ooh
Nothing at all
Ooh, hoo, ooh, hoo, ooh, ooh-ooh

Tomorrow I'll wake up, do some P90X
Meet a really nice girl, have some really nice sex
And she's gonna scream out: 'This is Great' (Oh my God, this is great!)
Yeah

I might mess around, and get my college degree
I bet my old man will be so proud of me
But sorry pops, you'll just have to wait
Haha

Oh, yes I said it
I said it
I said it 'cause I can

Today I don't feel like doing anything
I just wanna lay in my bed
Don't feel like picking up my phone
So leave a message at the tone
'Cause today I swear I'm not doing anything

No, I ain't gonna comb my hair
'Cause I ain't going anywhere
No, no, no, no, no, no, no, no, no
I'll just strut in my birthday suit
And let everything hang loose
Yeah, yeah, yeah, yeah, yeah, yeah, yeah, yeah, yeah, yeah

Ooh
Today I don't feel like doing anything
I just wanna lay in my bed
Don't feel like picking up my phone
So leave a message at the tone
'Cause today I swear I'm not doing anything

Nothing at all
Ooh, hoo, ooh, hoo, ooh, ooh-ooh
Nothing at all
Ooh, hoo, ooh, hoo, ooh, ooh-ooh
Nothing at all

Locked Out Of Heaven


One, two, one, two, three

Oh, yeah, yeah,
Oh, yeah, yeah, yeah, yeah,
Ooh!
Oh, yeah, yeah,
Oh, yeah, yeah, yeah, yeah,
Ooh!

Never had much faith in love or miracles
Ooh!
Never wanna put my heart on the line
Ooh!
But swimming in your water is something spiritual
Ooh!
I'm born again every time you spend the night
Ooh!

'Cause your sex takes me to paradise
Yeah, your sex takes me to paradise
And it shows, yeah, yeah, yeah

'Cause you make me feel like I've been locked out of heaven
For too long, for too long
Yeah, you make me feel like I've been locked out of heaven
For too long, for too long

Oh, yeah, yeah, yeah, yeah,
Ooh!
Oh, yeah, yeah,
Oh, yeah, yeah, yeah, yeah,
Ooh!

You bring me to my knees, you make me testify
You can make a sinner change his ways
Open up your gates 'cause I can't wait to see the light
And right there is where I wanna stay

'Cause your sex takes me to paradise
Yeah, your sex takes me to paradise
And it shows, yeah, yeah, yeah

'Cause you make me feel like I've been locked out of heaven
For too long, for too long
Yeah, you make me feel like I've been locked out of heaven
For too long, for too long

Oh, oh, oh, oh, yeah, yeah, yeah
Can I just stay here?
Spend the rest of my days here?
Oh, oh, oh, oh, yeah, yeah, yeah
Can't I just stay here?
Spend the rest of my days here?

'Cause you make me feel like I've been locked out of heaven
For too long, for too long
Yeah, you make me feel like I've been locked out of heaven
For too long, for too long

Oh, yeah, yeah, yeah, yeah,
Ooh!
Oh, yeah, yeah,
Oh, yeah, yeah, yeah, yeah,
Ooh!


Up

Hasil gambar untuk up disney indo
Add caption

Carl Fredricksen (Edward Asner) adalah bocah pendiam yang bersahabat dengan cewek Tomboy bernama Ellie, yang ternyata sama-sama mengidolakan Charles Muntz, seorang penjelajah. Kemudian Carl dan Ellie menikah. Kehidupan mereka yang diperlihatkan tanpa adegan berbicara terlihat sangat bahagia, dengan musik yang ceria dan obsesi pertama mereka adalah memiliki anak. Setelah mempersiapkan segalanya, kenyataan berubah ketika Ellie dinyatakan oleh dokter bahwa ia tidak dapat hamil. Sesaat musik menjadi lebih lambat dan sedih, namun kembali menjadi semangat saat Carl dan Ellie berusaha menyisihkan pendapatan mereka untuk terbang keParadise Falls, tempat Charles Muntz tadi. Namun, tetap saja halangan selalu muncul sehingga mereka selalu memakai uang dari tabungan tadi, sampai akhirnya mereka berdua menjadi kakek-nenek. Carl, yang menyadari obsesi mereka belum tercapai membeli tiket ke Amerika Selatan, dan ingin memberikan kejutan untuk Ellie. Namun, sebelum impiannya tercapai, Ellie terlebih dahulu meninggal dunia. Hal ini menyebabkan Carl benar-benar kehilangan semangat hidup dan menjadi pendiam dan tertutup.
Pagi itu, seperti biasanya Carl bangun pagi dan menjalankan aktivitasnya. Ia keluar, duduk di kursi rumahnya yang telah dikelilingi sebuah pekerjaan konstruksi, mengisyaratkan bahwa rumahnya juga akan digusur sebentar lagi. Ia pergi untuk mengecek kotak surat, dan sempat berbincang-bincang dengan salah satu pekerja konstruksi. Saat sedang menonton TV, ia bertemu dengan Russell (Jordan Nagai), seorang pramuka yang bersemangat dan akan membantunya melakukan apa saja. Setelah ditipu oleh Carl, Russell pergi dan Carl melihat kotak suratnya hampir lepas karena ditabrak sebuah tronton. Carl marah dan memukul salah satu petugas, yang melukai kepalanya—membuatnya diseret ke pengadilan dan akhirnya hak untuk rumah dan tanahnya jatuh ke tangan bos dari pekerja konstruksi tadi. Setelah itu, ia dikabarkan bahwa besok pagi akan dijemput oleh panti jompo. Saat ia akan membereskan pakaiannya, ia melihat buku petualangan dari Ellie dan menyadari apa yang tidak dilakukannya. Malam berlalu dan pagi datang.
Petugas panti jompo telah siap di depan rumah Carl, dan Carl meminta sedikit waktu untuk berpamitan pada rumahnya. Saat petugas tadi menuju mobil, ternyata rumah Carl telah dipasangi sepuluh ribu balon gas helium, tekanan balon yang sangat kuat membuat retakan di seluruh bagian bawah rumah, dan menerbangkan rumah tersebut. Carl bersuka cita karena ia berhasil memindahkan rumahnya dan Ellie dan bersiap untuk terbang ke Paradise Falls. Saat sedang santai di dalam rumahnya, ia terkejut mendengar ketukan pintu yang sama saat Russell datang tadi. Ia sempat tidak mengacuhkannya, namun akhirnya ia buka pintunya dan menyadari bahwa Russell benar-benar terbawa bersamanya. Dan dimulailah petualangan mereka, pertama mereka menghadapi sebuah awan hujan dan petir, yang menyebabkan Carl pingsan. Setelah ia sadar, ia tahu bahwa ia telah sampai di Paradise Falls, namun tidak bisa kembali ke dalam rumahnya karena ia terjatuh. Lalu ia dan Russell berjalan sambil membawa rumah tersebut dengan menariknya dengan tali menuju ke tengah-tengah Paradise Falls,tempat di mana dia dapat melihat air terjunnya jatuh secara nyata.
Di hutan, Russell menemukan Kevin, seekor burung raksasa yang menyerupai burung unta, dan mereka menjadi sahabat baik karena Kevin menyukai cokelat, dan Russell punya banyak coklat. Carl sempat tidak menyukai Kevin, sampai ia bertemu lagi dengan Dug, seekor anjing yang dapat bicara dengan sebuah translate collar. Mereka berempat mengalami petualangan, sementara Doug mempunyai tiga teman (atau musuh) anjing yang diberi nama Alfa, Beta, dan Delta. Lalu Carl tahu bahwa yang mempunyai Doug, Alfa, Beta, Delta, dan anjing-anjing lainnya adalah Charles Muntz, pahlawannya dari kecil. Charles Muntz yang diusir oleh masyarakat kota tempat asalnya karena telah dianggap menyebarkan berita bohong tentang makhluk asing dari Paradise Falls, yang ternyata bukannya kebohongan, ia mempunyai susunan tulang tersebut, dan akhirnya Carl menyadari bahwa tulang tersebut sangat mirip dengan Kevin. Saat Charles Muntz tahu bahwa Carl memiliki Kevin, ia menyuruh anjing-anjingnya untuk mengejar Carl dan Russell serta Kevin yang melarikan diri. Mereka sempat akan tertangkap, namun gagal tertangkap karena bantuan dari Doug. Setelah sempat selamat, Charles Muntz benar-benar menyudutkan mereka dan berhasil mendapatkan Kevin, sementara Carl memutuskan untuk tidak menyelamatkan Kevin dan tinggal di Paradise Falls.
Carl, yang kembali menemukan buku petualangan dari Ellie, melihat bahwa kali ini yang dilakukannya juga salah, saat ia melihat berbagai foto-fotonya dan Ellie saat mereka masih bersama. Lalu ia melihat tulisan Ellie "Thanks for the adventure. Got a New one! Ellie." dan sadar bahwa ia harus menyelamatkan Kevin. Ia lalu keluar untuk bicara dengan Russell yang kesal terhadapnya, namun ternyata Russell sudah pergi duluan mengejar kapal raksasa Muntz dengan balon-balon dari rumah Carl. Carl berusaha menyusul Russell, yang ternyata di sana tertangkap oleh Muntz. Setelah menyelamatkan Russell, ia menyelamatkan Kevin, namun bertarung dengan Muntz. Setelah Russell membawa rumah Carl ke atas kapal raksasa tempat Carl, Kevin dan Doug berada, mereka bersiap untuk pergi, namun Muntz menembaki balon di rumahnya dengan senapan. Carl tidak dapat bergerak karena ia menahan tali rumah tersebut, namun setelah ia mengecoh Muntz, ia menyuruh Russell, Kevin dan Doug untuk berpegangan di tali yang ia pegang, sementara Muntz jatuh dari ketinggian, menyebabkan kematiannya. Mereka bersuka cita karena berhasil membuat Muntz kalah, namun Carl merasa sedih karena rumahnya dan Ellie jatuh dari ketinggian tersebut.
Russell dan Carl, pulang ke tempat asalnya dengan kapal raksasa Muntz dan mereka menghadiri upacara yang diikuti Russell. Russell mengangkat Carl sebagai ayah angkatnya, sementara Kevin sudah pulang ke tempat asalnya dan Dug menjadikan Carl sebagai pemilik barunya. Mereka makan es krim di kedai es krim, sambil bermain-main menebak warna mobil. Dug, Carl, dan Russell hidup bahagia, sementara saat kembali ke Paradise Falls, rumah Carl dan Ellie mendarat dengan sempurna di Paradise Falls, tepat seperti yang mereka impikan.
Selama kredit, beberapa foto menampilkan kehidupan Carl setelah petualangan tersebut, sebagai kakek angkat Russell.

Phineas and Ferb

P and F Logo.jpg
Add caption

Phineas Flynn dan Ferb Fletcher adalah dua saudara tiri yang tinggal bersama kakak mereka Candace Flynn dan ayah serta ibu mereka dan Lawrence Fletcher di kota Danville. Mereka selalu menghabiskan liburan musim panas dalam kota saja, maka mereka melakukan lagak-lagak yang pelik-pelik (seperti melawan cumi-cumi raksasa, mencari mumi, menyatukan semua grup musik, berlomba mobil, membangun roller-coaster, dan sebagainya), agar menggempakkan lagi liburan mereka. Biasanya sebelum Phineas melakukan sesuatu, Teman Phineas yang Bernama Isabella akan muncul dan mengatakan "Hey Phineas, What are you Doing?" ("Hey Phineas, apa yang sedang kamu lakukan"). Kakak mereka, Candace, sadar akan perbuatan mereka dan sering mencoba merusak rencana mereka dengan memberitahu ibu mereka agar perjalanan Phineas dan Ferb dihentikan. Tindakan Candace selalu timbul atas rasa cemburu karena dia tidak diberi kesempatan untuk terlepas dari perbuatan-perbuatan tersebut.

Perry, platipus peliharaan Phineas, Ferb dan Candace, sebenarnya merupakan seorang intelijen bernama "Agen P". Biasanya, Phineas, Ferb, Candace, atau tokoh lain sangat bingung, lalu berkata, "Hey, where's Perry?" ("Hei, di mana Perry?"). Terkadang, mereka masih menanyakan sesuatu yang lain seperti saat tentang keadaan Perry. Kemudian masuk skenario dimana Perry memasuki pelongsor atau pintu rahasia yang membawanya ke suatu markas bawah tanah di mana dia menerima perintah melalui monitor, dari pihak atasannya Major Monogram, yang kemudian menugaskan misi ke Perry yang selalu melibatkan Dr. Heinz Doofenshmirtz dan rencana-rencana jahatnya untuk menghuru-harakan atau mengusik masyarakat setempat.
Dalam tengah-tengah episode, Candace menghujat atau berlepak bersama kawannya Stacy, atau mencoba menaklukkan hati pria pujaannya, Jeremy. Eksperimen-ekperimen Phineas dan Ferb sudah selesai, dan digunakan. Namun, sementara itu, Perry berusaha melawan Dr. Doffenshmirtz dalam gaya-gaya yang agak basi (seperti Doffenshmirtz menjelaskan rencananya secara berlarut-larut ke Perry). Biasanya, pertempuran antara Agen P dan ilmuwan gila tersebut berlangsung dekat sekali dengan tempat Phineas dan Ferb melaksanakan rencana mereka, dan biasanya membantu menghapus segala bukti yang berkaitan dengan perbuatan adik-beradik tersebut sebelum Candace sempat menunjukkan ibunya apa yang dilakukan oleh Phineas dan Ferb.
Sewaktu Perry telah menghancurkan proyek Phineas dan Ferb, Perry meloloskan diri dan kembali berkumpul kepada Phineas dan Ferb. Lalu, Phineas menyiapkan hal-hal masa depan, namun Doffenshmirtz kabur.

Monsters, Inc.

Movie poster monsters inc 2.JPG
Add caption
Kota Metropolis yang seluruh penduduknya dalah monster dan kota ini memiliki sebuah perusahaan yang menghidupi kota ini dengan cara menakuti anak_anak di seluruh dunia untuk mengumpulkan teriakan anak-anak. Anak-anak yang mereka takuti ini justru berbahaya, karena mereka mengandung racun yang membahayakan para monster yang menakutinya jika tersentuh.
Namun sebuah kekacauan pun terjadi ketika salah seorang anak dari dunia manusia, yaitu Boo masuk ke Monters Inc. dan menggemparkan semua monster disana. Lalu, duet Sullivan dan Mike berusaha untuk mengembalikan Boo ke dunia manusia di tempat tidur Boo yang seharusnya. Namun usaha mereka dihalangi oleh Randall, si monster kadal yang berusaha untuk menculik Boo demi mendapatkan energi dari teriakannya secara langsung.

Tinkerbell


Tinker Bell digambarkan oleh Barrie sebagai peri yang memperbaiki panci dan ceret, seperti bermain-main yang sebenarnya . Dialog nya terdiri dari suara bel denting, yang dimengerti hanya untuk mereka yang akrab dengan bahasa peri. Pada tahap produksi asli, ia diwakili di atas panggung dengan cahaya melesat "yang diciptakan oleh sebuah cermin kecil yang diadakan di tangan off-panggung dan mencerminkan sedikit lingkaran cahaya dari sebuah lampu kuat" dan suaranya adalah "sebuah . kerah lonceng dan dua yang khusus yang dibawa dari Swiss Barrie "Namun, Miss 'Jane Gelatik' adalah terdaftar di antara para pemain pada program seperti bermain Tinker Bell: ini adalah lelucon yang juga membantu dengan mistik dari karakter peri, serta tertipu HM Inspektur Pajak yang mengirim Jane Wren permintaan pajak.
Meskipun terkadang sakit-marah, manja, dan sangat cemburu dan pendendam (mendapatkan Lost Boys untuk menembak panah di Wendy), pada waktu lain dia membantu dan baik kepada Petrus. Yang luar biasa dalam kepribadian yang dijelaskan dalam cerita oleh fakta bahwa ukuran peri itu mencegah dia dari menahan lebih dari satu rasa pada satu waktu, jadi ketika dia marah dia tidak memiliki counterbalancing kasihan. Peri tidak bisa terbang dalam hujan, tetapi dapat memungkinkan orang lain untuk terbang dengan memercikkan mereka dengan debu peri (kadang-kadang disebut "debu pixie" oleh Disney, dan disajikan sebagai "starstuff" dalam seri novel Dave Barry dan Ridley Pearson) Pada akhirnya. dari novel saran adalah Tinker Bell telah meninggal pada tahun setelah Wendy dan darlings meninggalkan Neverland, dan Peter tidak memiliki memori yang dia sama sekali